Nama latin: Tamarindus indica Linn
Nama daerah: Tangkal asam; Asem; Celagi
Deskripsi tanaman: Pohon menahun dan besar tingginya mencapai 15 m. Daunnya bersirip genap, setiap tahun antara bulan september - oktober daun-daun itu luruh berganti dengan baru. Bunganya berwarna kuning . Buahnya bentuk polong.
Habitat: Tanaman ini tumbuh liar di daerah-daerah pantai. Banyak juga yang di tanam orang di tepi-tepi jalan sebagai pohon perindang. Didataran rendah 1 - 300 m dpl.
Bagian tanaman yang digunakan: Daging buah; daun muda (sinom) ; kulit kayu.
Kandungan kimia: Buah mengandung vitamin A; zat gula; selulosa; asam-asam yang terikat oleh kalium; tartrat; gula invart; pektin.
Khasiat: Laksan; Analgesik; Diaforitik; Laksatif
Nama simplesia: Tamarindori Pulpa Cruda
Resep tradisional:
Demam
Asam 2 ruas ibu jari; Air mendidih 100 ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml
Eksim
Asam 1 ruas ibu jari; rimpang temulawak 4 keping; Air 110 ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari 110 ml
Nyeri haid
Asam 2 ruas ibu jari; Air mendidih 100 ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml
Eksim
Asam 1 ruas ibu jari; rimpang temulawak 4 keping; Air 110 ml, Diseduh, Diminum 1 kali sehari 110 ml
Nyeri haid
Asam 1 ruas ibu jari; kunyit 1 jari; Air mendidih 100 ml, Diseduh, Diminum pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml.
Keputihan
Asam
kawak sebesar kelereng, 25 helai daun beluntas dicuci, kunyit 5 cm dicuci,
dikupas, sedikit gula aren. Daun asam dan kunyit dilumatkan, diseduh dengan
1/2 gelas air panas. Masukkan asam dan gula. Aduk-aduk sampai gula larut.
Peras dengan kain. Diminum menjelang tidur malam setiap hari.
Campak
1 gelas
daun asam, 3 rimpang kunyit segar dicuci, diiris, sedikit garam dan gula
aren. Semua direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah.
Diminum pagi dan sore. Ulangi seperlunya.
Darah rendah
Asam kawak lima gram, bayam 250 gram, gula aren 10 gram,
bawang merah 50 gram, cabai 15 gram, garam dapur tujuh gram. Bayam
direbus, jangan terlalu masak. Semua bahan lainnya ditumbuk jadi satu
menjadi sambal. Nasi beras merah, bayam, dan sambal digunakan sebagai
santapan makan siang. Lakukan setiap hari sebagai lauk pauk.
Disentri
Asam kawak lima gram, kunyit dan temulawak masing-masing 10
gram, madu murni satu sendok makan. Asam kawak, kunyit, dan temulawak
ditumbuk jadi satu, beri air panas satu cangkir, peras, lalu saring.
Tuangkan madu ke dalam perasan tersebut, aduk rata. Diminum sekaligus
pada pagi hari
Sumber : Ensiklopedia Tanaman Obat
Sariawan:
Satu cangkir daun asam muda dicuci bersih, sepotong kunyit
lima cm diiris tipis. Rebus dengan empat gelas air sampai tinggal
setengahnya. Supaya rasanya agak enak, tambahkan gula aren saat merebus.
Saring. Minum setiap pagi dan sore. Ulangi selama beberapa hari.
Sumber : Ensiklopedia Tanaman Obat


